Langtang, Aku Terlentang

“…Jari-jemari terasa membeku, otot-otot kaki terasa sudah hilang. Suasana senja kini bertukar kebiru-biruan. Aku kini berada dalam kegelapan & hanya bertemankan salakan anjing dan unggas ditengah-tengah hutan tidak berpenduduk. Selangkah demi selangkah aku memerah kudratku memujuk kaki yang sudah hilang deria rasa selepas 9 jam bukit seribu lapisan di Langtang ku sukat. Perut pula sudah hampir sejam menunggu masa untuk memuntahkan lahar bertoksiknya, sudah beberapa kali saat-saat “getir” itu berjaya ku jinakkan. Aku mula mencari-cari jika ada “ruang” untuk melepaskan hajat si perut, mungkin juga tempat untuk bermalam. Ah ini kah tempat berakhirnya hayatku? Mati kesejukan…” – Langtang, Aku Terlentang

Langtang National Park, Nepal

Advertisements

Posted on June 26, 2015, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: